Mutiara Cinta

Pernahkah rindukan aku sebelum aku merindukanmu? Pernahkah teringatkan aku sebelum aku teringatkanmu? Pernahkah hatimu menyebut namaku sepertimana aku menyeru namamu ataukah kau akan lupakan aku jika ku tak ucapkan sesuatu untukmu?

Tinggalkan segala sangsi, tinggalkan segala kenangan, tinggalkan semua kerinduan kerana yang bukan milikku tetap berjauhan kerana penghujungnya tetap tidak senada yang terakhirnya berpisah jua.

Ada kalanya tak ingin merindui, tak ingin menyayangi, tak ingin lagi mengingati ada waktunya ingin jauhkan diri, ingin lupa segalanya, lantaran situasi yang sama merindui dan menyintai begitu menyakitkan.

Rasakan manisnya air semanis senyumanmu, rasakan pedasnya cili sehangat cintaku, rasakan dinginnya bayu selembut belaianmu, setiap yang dirasai adalah kasih kita, adalah pengubat rindu dan tanda setia.

Jika kau ingin cintai aku, cintailah diriku senyap-senyap kerana ku tahu ianya tak akan termakbul. Setiap hari ku berharap agar dapat di tukarkan hidupku dengan hidupmu tapi tak mungkin ditakdirkan. Setiap saat menanti ku keletihan, setiap detik menunggu ku tak menentu. Maafkan ku sayang…kiranya ilusiku mengatasi kemampuanku.

Andai engkau menjadi lautan biar aku menjadi penyelam yang terhandal akan ku selami dasar hatimu untuk mencuri mutiara cintamu.

Sumbangan : Kak Ayu

1 Comment

  1. hihi..sedang dilamunnn ek dato’?=)


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s